About

Unionism, sharing ideas on trade union movement and solidarity. Web-blog ini dibuat untuk berbagi pengalaman tentang pergerakan dan solidaritas serikat pekerja. Kata berbagi (sharing) digunakan sebagai bentuk untuk diskusi online antar para pemimpin/anggota dan aktifis serikat pekerja di Indonesia. Kita tahu bahwa tantangan hari ini dan kedepan pergerakkan serikat pekerja sangatlah komplek, tidak hanya kondisi ekternal saja tapi juga dari sisi internal serikat pekerja. Tumbuhnya kekebebasan berserikat tetapi juga diiringi dengan peningkatan pelanggaran hak pekerja dan serikat pekerja.  Peningkatan pemahaman hak berserikat para pekerja tetapi partisipasi mereka dalam pergerakkan serikat pekerja masih rendah. Dan fenomena sekarang adalah kecenderungan banyak serikat pekerja menjadi general union (serikat pekerja umum). Pemilihan ini hanya semata karena faktor menarik anggota, sungguh pilihan ini akan melemahkan pergerakkan serikat pekerja mereka dikemudian hari. Identitas (sektoral atau industrial) bagi serikat pekerja adalah penting! karena untuk proses mewakili dan keterwakilan!

Serikat pekerja harus ditumbuhkan, serikat pekerja adalah kekuatan ekonomi dan kekuatan alternative pencapaian kesejahteraan sosial. Tidak bisa dipungkiri bahwa, masa lalu pergerakkan perburuhan yang tidak mandiri dan memiliki citra buruk masih melekat, membebani serikat pekerja sekarang dalam membangun organisasinya. Tetapi juga bukan berarti menjadi organisasi yang telah melakukan reformasi atau baru menjadikan mereka organisasi yang benar-benar berubah tapi masih saja mereka sama dalam bentuk berbeda! Pergerakkan serikat pekerja adalah panjang dan berkelanjutan, bagaimana kekuatan nasional serikat pekerja kita?

Perubahan selalu menjadi kata kunci, tapi apa yang berubah? Perkembangan dan perubahan yang terjadi tidak hanya pada orang tetapi yang terpenting adalah institusi, dimana organisasi serikat pekerja semakin tumbuh kuat. Ingat! serikat pekerja adalah organisasi kolektif.

Sadarkah Anda bahwa pergerakkan serikat pekerja kita lemah dan terpecah (terkotak-kotak!), situasi ini seperti keadaan umum perpolitikan di Indonesia. Semangat yang mewakili tumbuhnya serikat pekerja tidak menggerakkan mereka pada kesatuan organisasi, perbedaaan semakin jelas antara blue collar dan white collar, sektor privat dan publik. Tujuan semua organisasi pekerja adalah sama, memperjuangkan kepentingan-kepentingan dan hak pekerja anggotanya. Semangat kolektifitas dan kesatuan adalah menjadi ciri dasar organisasi ini tapi nyatanya hanya sekedar jargon belaka!

Samsol, Indah Budiarti

6 thoughts on “About

  1. Hi,

    Selamat siang. My name is Awie. I am a Malaysian researcher (residing in Singapore) currently working on a human capital research project concerning labor relations and workplace conditions.

    I found your blog very insightful and has certainly learnt a lot from your writings. Thanks for the sharing. I would love to discuss my research in greater lenght with you but am mindful not to take up too much of your time.

    I would greatly appreciate if you could share your expert opinion about the following:

    1. How do you rate the issues of workplace discrimination (or favoritism) related to sex, religion or minority status in Jakarta? In particular, is there a sound regulatory system that govern these issues, and is discrimination at work a common occurance?
    2. In Jakarta, how much bias and favoritism is practiced in hiring, promotion, development and firing? In particular, does (and how much) favoritism toward relatives, friends and community members plays a part in hiring, promotion and firing of employees?
    3. What is the environment for labor relations in Jakarta?

    I look forward to hear from you.

    Thanks & best regards,
    Awie

    • Thank you Awie for your message, unfortunatelly I could not help you to answer your questions as I am now hectic on preparing my thesis. hope you don’t mind
      in solidarity

  2. Dear Sdr. Indah,

    Firstly, thank you so much for this wonderful website. It is a great contribution to the discourse on labor in Asia!

    Would you require a translator from Bahasa to English for any articles on labor in Indonesia by any chance? I would like to help. Do let me know.

    Fuad

    • Hi Fuad thanks for exploring my blog, anyhow this is my free project, I personally like articles that I wrote remain in two languages, bahasa Indonesia and English…nevertheless, thanks much for offering your kind assistance.

  3. Hi Bu Indah,
    very inspired website and articles,

    please help about Union Busting in PT Huawei Tech Investment in Indonesia.
    seems like we are too difficult to get our normative rights.
    now it was 90% of Union Activist are cut off from employment.

    please visit our link:
    sehatihwindonesia.wordpress.com

    twitter:
    @SPHuaweiJKT
    @Sehati_Sby

  4. Hello bu Indah, saya sangat tertarik dengan tulisan ibu dalam blog ini. Kebetulan saat ini saya sedang menempuh perkuliahan smt 7 dan sedang mengerjakan skripsi tentang kekerasan terhadap perempuan di lingkungan pekerjaan. Saya ingin bertanya bu, apakah violence risk factors yg terdapat dlm artikel ibu yg berjudul “Stop Violence at Work” merupakan buah pemikiran bu Indah sendiri? karena ingin saya kutip dalam skripsi saya bu.
    Saya harap ibu dapat menjawab pertanyaan saya:)

    Regards,
    Rizka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s